Kamis, 28 Januari 2016

AGAMA INI TIDAK DENGAN AKAL DAN PERASAAN

○●○●○●○
🔰 Silsilah Manhajiyyah 🔰
——————————————————
🔘 AGAMA INI TIDAK DENGAN AKAL DAN PERASAAN.
——————————————————
🎓 Al Muhadits Al-Albani rahimahullohu ta'ala berkata:

🌷 ❝ Agama itu bukanlah dengan akal dan tidak pula dengan perasaan, akan tetapi agama itu hanyalah dengan mengikuti hukum-hukum Allah yang ada pada kitab-NYA dan hukum-hukum Rasul-NYA yang ada pada sunnahnya dan pada haditsnya. ❞

        ••┈┈┈••✦✿✦••┈┈┈••

📚 Silsilatul Huda Wa An Nur (530).
——————————————————
💺 قال المحدث الالباني رحمه الله :

🚩الدين ليس بالعقل ولا بالعاطفة إنما باتباع أحكام الله في كتابه وأحكام رسوله في سنته وفي حديثه

📎سلسلة الهدى والنور 530
----------------------
Broadcast by :
📜 Channel MutiaraASK :
http://bit.ly/MutiaraASK
🌍 Website ASK :
http://bit.ly/BlogASK
💬 BBM Mutiara Salaf :
Pin:54ABD49E | Channel:C001C7FFE

➥ #manhaj #akal #perasaan

KEUTAMAAN SIKAP TAWADHU'

○●○●○●○
🔰 Silsilah Mutiara Hikmah 🔰
——————————————————
🔘 KEUTAMAAN SIKAP TAWADHU'.
——————————————————
🎓 Al-'Allamah Ibnu Sa'di rahimahullohu ta'ala mengatakan:

📃 ❝ Barangsiapa yang tawadhu' (rendah hati) karena Allah kendati dalam keadaan ia menganggap dirinya kecil, namun di hadapan manusia dia agung. ❞

          ••┈┈┈••✦✿✦••┈┈┈••

📚 Al Fawakihu As Sahiyah (84).
——————————————————
💺قال ابن سعدي رحمه الله :

🔸من تواضع لله رفعه فهو في نفسه صغير وفي أعين الناس عظيم.

📗[الفواكه الشهية (٨٤)]
----------------------
Broadcast by :
📜 Channel MutiaraASK :
http://bit.ly/MutiaraASK
🌍 Website ASK :
http://bit.ly/BlogASK
💬 BBM Mutiara Salaf :
Pin:54ABD49E | Channel:C001C7FFE

➥ #hikmah #tawadhu

Rabu, 27 Januari 2016

PARA PENGGEMBOS DAKWAH LEBIH BERBAHAYA DARI AHLI BID’AH

🔥✊🔊💥 PARA PENGGEMBOS DAKWAH LEBIH BERBAHAYA DARI AHLI BID’AH

📢 Asy Syaikh Muhammad bin Hadi al Madkhali حفظه الله

✋ Sikap selalu mengikuti bimbingan ulama Ahlus Sunnah yang mengajak umat agar berpegang teguh dengannya, ini adalah satu-satunya jalan setelah taufik dari Allah untuk menempuh jalan yang benar serta selamat dari hawa nafsu dan bid’ah. Saya telah mengatakannya dan telah sering saya sampaikan kepada kalian bahwa sesungguhnya termasuk keutamaan dari Allah bagi kita di zaman ini adalah –bahkan di samping merupakan keutamaan hal itu juga sebagai bentuk penegakkan hujjah terhadap diri kita– yaitu dengan dicetaknya kitab-kitab As-Sunnah berupa kitab-kitab akidah, dan telah banyak di masa kita ini dalam bentuk cetakan maupun kumpulan yang tidak ada di masa lalu. Allah lah yang telah mengumpulkannya sehingga mudah didapatkan. Seandainya engkau ingin mengumpulkan kitab-kitab itu sebanyak satu perpustakaan lengkap tentu engkau akan bisa melakukannya. Baiknya yang bentuknya dengan disebutkan sanadnya secara lengkap maupun yang diringkas tanpa sanad. Maka apa lagi setelah ini?! Apakah para ulama itu mewariskan kitab-kitab itu kepada kita dengan tujuan agar kita gunakan untuk menghiasi rak-rak saja?!

☝ Ataukah mereka mewariskannya kepada kita agar kita mengamalkannya?! Demi Allah, kitab-kitab itu tidaklah diwariskan kepada kita kecuali agar kita mengamalkannya.
Siapa yang menyatakan bahwa kandungan kitab-kitab itu memberatkan manusia, maka orang yang semacam ini dia adalah penggembos!

👋 Mungkin sebenarnya dia merasakan kelemahan pada dirinya. Jika dia memang merasakan kelemahan pada dirinya, maka janganlah dia membuat orang lain ikut lemah!

📃 Atau bisa jadi dia ingin hidup seperti yang dikatakan oleh guru kami Asy-Syaikh Hamud At-Tuwaijiry rahimahullah: “Dia hidup di tengah-tengah kaumnya dengan prinsip selalu mendapatkan keuntungan.” Yaitu orang yang semua pihak mendapatkan keuntungan darinya dan dia pun bisa mendapatkan keuntungan dari semua pihak.

✊ Jadi dia memanfaatkan teman-temannya dan mencari penghasilan dari mereka, walaupun harus dengan cara melakukan hal-hal yang menyelisihi jalan para Salaf.

🔥 Pintu ini secara khusus adalah pintu yang sangat berbahaya di hari-hari ini. Dan inilah pintu yang merusak sekian banyak dari anak-anak dan para pemuda serta murid-murid kita.

💥 Jadi engkau bisa melihat sebagian orang yang menyandarkan dirinya kepada manhaj Salafus Shalih dia tertimpa sebagian kelemahan. Dan Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam telah menjelaskan bahwa ada seorang mu’min yang kuat dan ada juga mu’min yang lemah. Hanya saja seorang mu’min yang kuat dia lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah dibandingkan mu’min yang lemah, walaupun semuanya memiliki kebaikan.

👎 Jika orang ini lemah, maka janganlah kelemahannya itu menyeretnya untuk mengingkari jalan ini serta siapa saja yang ingin menempuhnya, orang yang sabar dan menguatkan kesabaran, mengajak manusia untuk menempuhnya, mengharapkan pahala serta siap menanggung gangguan atasnya. Karena sesungguhnya ilmu ini adalah agama, dan tidaklah ilmu agama ini sampai kepada kita kecuali setelah menimpa berbagai macam ujian terhadap pendahulu kita. Diantara mereka ada yang terbunuh, ada yang dipukul dan ada yang dipenjara. Walaupun demikian sampai juga As-Sunnah kepada kita dalam keadaan bersih dan murni sebagaimana yang dikatakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi was sallam. Semua itu karena keutamaan dari Allah kemudian dengan sebab jihad para Salaf itu, semoga Allah merahmati dan meridhai mereka semua.

📂 Adapun di masa ini keadaannya justru kebalikannya.

💥 Telah muncul ucapan busuk, terlaknat dan mungkar, yang mensifati para masayikh dakwah Salafiyah sebagai orang-orang yang terlalu keras, karena para ulama tersebut senantiasa bangkit menghadang bid’ah dan para pengusungnya, menghadang orang-orang yang meremehkan bahayanya serta memberikan jalan yang lebar bagi para penyerunya.
Atau minimalnya orang-orang itu menyuruh agar orang lain diam membisu dan meremehkan apa yang dilakukan oleh para ulama itu.

☝ Apa sikap terlalu keras yang mereka tuduhkan kepada para ulama itu?!

📢 Saya menuntut siapa saja yang menyatakan bahwa para ulama itu adalah orang-orang yang terlalu keras; pada masalah apa para ulama telah bersikap terlalu keras?!
Ini pertanyaan pertama. Mana tunjukkan jawabannya?! Perkara yang mana dan bagaimana konteks atau bentuk sikap atau pernyataan para ulama yang dianggap terlalu keras itu?! Sebutkan kepada saya!!


🔥 Ketika ada yang menyebutkannya, ternyata faktanya seperti yang dikatakan oleh seseorang bahwa:

وَلَا عَيْبَ فِيْهِمْ غَيْرَ أَنَّ سُيُوْفَهُمْ … بِهِنَّ فُلُوْلٌ مِنْ قِرَاعِ الْكَتَائِبِ

🔺 Tidak ada kesalahan mereka itu selain karena pedang-pedang mereka … Menjadi tumpul karena membentur perisai pasukan berkuda (Lihat: Mu’jam Maqayiisil Lughah, terbitan Daarul Fikr, 4/434 –pent)

✔Maksudnya para ulama itu sebenarnya tidak memiliki kesalahan, mereka hanya dituduh salah karena keberanian mereka menampakkan kebenaran dengan terang-terangan. Ini sikap terlalu keras menurut orang-orang yang menuduh itu.

✋ Jadi menurut mereka dengan diam membiarkan dan tidak mengingkari pengikut Al-Ikhwan Al-Muslimun, Jamaa’ah Tabligh, Asy’ariyah, Shufiyah, Aqlany (orang-orang yang mengedapankan akal –pent), Thauran, serta siapa saja yang menyimpang, kemudian membaur dengan mereka dengan prinsip simbiosis mutualisme (saling menguntungkan), ini yang dianggap hikmah menurut mereka. Dan kejahatan ini dibalut dengan jilbab hikmah dengan tujuan untuk menyesatkan anak-anak kaum Muslimin.

🌈 Hikmah yang benar adalah meletakkan sesuatu pada tempatnya yang tepat. Yaitu dengan bersikap keras pada keadaan yang Allah juga bersikap keras padanya, serta bersikap lembut sesuai yang Allah perintahkan.

إِنَّ اللهَ رَفِيْقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِيْ الأَمْرِ كُلِّهِ.

🔺Sesungguhnya Allah lembut dan mencintai kelembutan pada semua perkara.” (HR. Al-Bukhary no. 6927 dan Muslim no. 2165 –pent)

Perkara ini tidak tersamar bagi kita, ini merupakan sikap asal

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِيْ الْأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللهِ إِنَّ اللهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِيْنَ.

🔺“Karena rahmat dari Allah sajalah engkau bersikap lembut terhadap mereka, seandainya engkau kasar dan keras hati, tentu mereka akan menjauh darimu. Maka maafkanlah mereka dan mintakanlah ampunan untuk mereka, serta ajaklah mereka bermusyawarah untuk menentukan keputusan. Lalu jika engkau telah membulatkan tekat pada sebuah keputusan, maka bertawakallah kepada Allah, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.” (QS. Ali Imran: 159)

▪ Allah memerintahkan perkara ini kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi was sallam, ini adalah sikap asal.

✔Tetapi jika ada orang berusaha mengangkat sengatnya dengan kebathilan dan dia terus-menerus membela kebathilan, atau berusaha menta’wil kebathilan serta mencari-carikan alasan untuk membela para pengusungnya, dia tidak mau membuat marah orang yang membawa kebathilan tersebut, yang akibatnya akan memakan korban dari kalangan anak-anak Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Jika datang orang yang membawa kebathilan semacam ini maka bagaimana cara kita membantahnya?! Kita ajak dia kepada jalan yang benar dan kita jelaskan kesalahannya. Tetapi jika dia mengabaikan, maka Allah Azza wa Jalla telah berfirman:


يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِيْنَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ.

🔺 “Wahai Nabi, berjihadlah memerangi orang-orang kafir dan munafik serta bersikap keraslah kepada mereka.” (QS. At-Taubah: 73)

✊ Ahlus Sunnah berdalil dengan ayat yang memerintahkan untuk bersikap keras terhadap orang-orang munafik untuk bersikap keras terhadap para pengekor hawa nafsu dan ahli bid’ah, karena pada mereka terdapat keserupaan sifat munafik dan kelakuan orang-orang munafik. Dan bahayanya terhadap umat Islam yang muncul dari mereka ini lebih besar dibandingkan dengan orang yang memang asalnya kafir murni. Bahayanya terhadap umat Islam yang muncul dari mereka ini lebih besar dibandingkan dengan orang yang memang asalnya kafir.

👋 Demikianlah prinsip-prinsip pokok ini dinyatakan oleh para imam Ahlus Sunnah.

🔥 Demikian pula bahayanya terhadap Ahlus Sunnah yang muncul dari orang-orang yang lembek –YANG MARAH TERHADAP PERKATAAN INI SILAHKAN MARAH – lebih besar dan lebih mengerikan dibandingkan dengan ahli bid’ah yang terang-terangan. Karena seorang mubtadi’ telah kita ketahui dengan jelas dan dengan seizin Allah kita bisa mewaspadainya. Tetapi orang yang berusaha mencari-carikan alasan untuk membela ahli bid’ah dan membolehkan kesesatannya, inilah yang berbahaya terhadap Ahlus Sunnah.

⚪WhatsApp Salafy Indonesia || http://forumsalafy.net
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Senin, 25 Januari 2016

BAHAYA MEYAKINI BOLEHNYA MELAKUKAN TINDAKAN TERORISME

💥 BAHAYA MEYAKINI BOLEHNYA MELAKUKAN TINDAKAN TERORISME 💥

Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah mengatakan:

ومن استباح هذا المنكر -التفجيرات- ورآه مباحاً وحلالاً مع علمه يوشك والعياذ بالله أن يقع في الكفر.

"Siapa saja yang menganggap bolehnya kemungkaran ini -peledakan atau pengeboman- dan dia meyakininya sebagai sesuatu yang boleh dan halal dalam keadaan dia mengetahui (dalil-dalil yang melarangnya), maka sangat dikhawatirkan -kita berlindung kepada Allah darinya- dia akan terjatuh kepada kekafiran."

📚 Fatawa al-Aqidah, 101.

🌍 Saluran telegram "Rudud Manhajiyyah"

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia || http://forumsalafy.net
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫

POKOK DASAR AHLUS SUNNAH

○●○●○●○
🔰 Silsilah Mutiara Hikmah 🔰
——————————————————
🔘 POKOK DASAR AHLUS SUNNAH.
——————————————————
🎓 Abdullah bin Abbas radiyallohu anhuma berkata:

💎 《 Wajib bagi kalian istiqomah, dan mengikuti pemimpin dan atsar, dan hendaknya kalian berhati-hati dari membuat-buat kebid'ahan. 》

        ••┈┈┈••✦✿✦••┈┈┈••

📚 As-Sunnah, Al-Marwazi (1/29) (83).
——————————————————
قال ابن عباس رضي الله عنهما-:
"عليكم بالاستقامة، واتباع الأمراء والأثر، وإياكم والتبدع".اهـ.
 [المروزي في "السُّنَّة" (1/29) (83)]
----------------------
Broadcast by :
📜 Channel MutiaraASK :
http://bit.ly/MutiaraASK
🌍 Website ASK :
http://bit.ly/BlogASK
💬 BBM Mutiara Salaf :
Pin:54ABD49E | Channel:C001C7FFE

➥ #hikmah #bidah

SYAHWAT YANG TERSEMBUNYI

○●○●○●○
🔰 Renungan Pagi 🔰
——————————————————
🔘 SYAHWAT YANG TERSEMBUNYI.
——————————————————
🎓 Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah:

《 Termasuk dari hal-hal yang perlu diperjelas bahwa seorang insan terkadang tersamarkan baginya kebanyakan dari keadaan dirinya sehingga dia tidak menyadari dengan itu bahwa kebanyakan dari manusia terdapat padanya kecintaan kepada kepemimpinan, tersembunyi dan tidak menyadarinya bahkan dia mengira dirinya ikhlas di dalam beribadah kepada-Nya dan telah tersamarkan baginya cacat-cacat dirinya.

👉 Dan ucapan manusia dalam hal ini banyak dan masyhur, oleh karenanya hal ini dinamakan dengan "syahwat yang tersembunyi".

🔖 Berkata Syaddad bin Aus:

يَا بَقايَا العَرَبِ إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الرِّيَاءُ والشَّهْوَةُ الخَفِيَّةُ، قيل لأبي داود السجستاني : مَا الشَّهْوَةُ الخَفِيَّةُ؟ قال: حُبُّ الرِّيَاسَةِ.

"Wahai bangsa Arab, sesungguhnya yang lebih aku takutkan atas kalian ialah riya dan syahwat yang tersembunyi, ditanyakan kepada Abu Dawud As-Sijistani: apakah syahwat yang tersembunyi? Beliau menjawab: cinta kepemimpinan."

☝️ Maka dia tersembunyi, tersamarkan atas manusia dan kebanyakan yang tersamarkan atas pelakunya.

❌ Bahkan demikian juga dengan cinta harta dan gambar (yang haram) karena seorang insan terkadang dia mencintai itu dan dia tidak mengetahui, bahkan jiwanya tenang selama itu ada dan apabila telah hilang maka tampaklah dari kegelisahan jiwanya dan kehancurannya yang menunjukkan atas kecintaannya yang dahulu. 》

          ••┈┈┈••✦✿✦••┈┈┈••

📚 Majmu' Al-Fatawa (16/643).
——————————————————
💎 قال شيخ الإسلام ابن تيمية -رحمه الله-:

"مما يبين أن الإنسان قد يخفى عليه كثير من أحوال نفسه فلا يشعر بها أن كثيرا من الناس يكون في نفسه حب الرياسة كامن لا يشعر به بل إنه مخلص في عبادته وقد خفيت عليه عيوبه. وكلام الناس في هذا كثير مشهور، ولهذا سميت هذه (الشهوة الخفية).
قال شداد بن أوس: يا بقايا العرب إن أخوف ما أخاف عليكم الرياء والشهوة الخفية، قيل لأبي داود السجستاني: ما الشهوة الخفية؟ قال: حب الرياسة.
فهي خفية تخفى على الناس وكثيرا ما تخفى على صاحبها.
بل كذلك حب المال والصورة فإن الإنسان قد يحب ذلك ولا يدري، بل نفسه ساكنة ما دام ذلك موجودا فإذا فقده ظهر من جزع نفسه وتلفها ما دل على المحبة المتقدمة"

📕مجموع الفتاوى | ٦٤٣/١٦📕
@roaea_alshikan_T_Q
----------------------
Broadcast by :
📜 Channel MutiaraASK :
http://bit.ly/MutiaraASK
🌍 Website ASK :
http://bit.ly/BlogASK
💬 BBM Mutiara Salaf :
Pin:54ABD49E | Channel:C001C7FFE

➥ #renungan

Minggu, 24 Januari 2016

3 PERKARA PENGUAT KEIMANAN

○●○●○●○
🔰 Silsilah Mutiara Hikmah 🔰
——————————————————
🔘 3 PERKARA PENGUAT KEIMANAN.
——————————————————
🎓 Abdullah ibnu Mas'ud radiyallohu anhu berkata:

《  3 hal yang mana jika ada pada seseorang maka Allah akan memenuhi hatinya dengan keimanan:

▫️ Bersahabat dengan orang yang faqih
▫️ Membaca Al Qur'an
▫️ Berpuasa. 》

           ••┈┈┈••✦✿✦••┈┈┈••

📚 Bahjatul Majalis (199).
——————————————————
🔹قال ابن مسعود رضي الله عنه:

❍ ثلاث من كن فيه ملأ الله قلبه إيماناً:
■ صحبة الفقيه،
■ وتلاوة القرآن،
■ والصيام.

📙 بهجة المجالس: (199)
===========
⤵️ قناة حضرموت الدعوية
[http://cutt.us/gPVvP]
----------------------
Broadcast by :
📜 Channel MutiaraASK :
http://bit.ly/MutiaraASK
🌍 Website ASK :
http://bit.ly/BlogASK
💬 BBM Mutiara Salaf :
Pin:54ABD49E | Channel:C001C7FFE

  ➥ #hikmah #iman